Sharing Center

Peningkatan Kompetensi Auditor Internal Melalui Pelatihan Qualified Internal Auditor (QIA) Tingkat Manajerial

Dalam lanskap bisnis modern yang dinamis dan penuh ketidakpastian, penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) bukan lagi sekadar pemenuhan regulasi, melainkan pilar utama keberlanjutan organisasi. Sebagai garda terdepan dalam pengawasan internal, fungsi audit internal dituntut untuk terus bertransformasi. Langkah strategis ini diwujudkan oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT PELNI (Persero) melalui partisipasi aktif dalam Pelatihan Qualified Internal Auditor (QIA) Tingkat Manajerial yang diselenggarakan secara daring oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) pada 13 – 20 Juli 2026.

Pelatihan QIA Tingkat Manajerial ini dirancang secara khusus untuk membekali para auditor internal di tingkat manajerial dengan keahlian strategis dalam mengelola fungsi audit yang relevan terhadap dinamika korporasi. Upaya ini menjadi bagian dari pemenuhan parameter GCG yang berfokus pada kualitas, kapabilitas kepemimpinan, dan profesionalisme tertinggi sumber daya manusia sektor audit.

Merujuk pada silabus kurikulum resmi yang diterbitkan oleh YPIA, pelatihan pada tingkat manajerial ini difokuskan pada penguatan kompetensi tata kelola makro dan kepemimpinan strategis pengawasan. Materi utama yang dipelajari mencakup:

  1. Pengelolaan Fungsi Audit Internal (Managing the Internal Audit Activity)
  2. Operasi & Penentuan Rencana: Strategi penyusunan rencana audit internal tahunan berbasis risiko secara komprehensif agar selaras dengan tujuan strategis perusahaan.
  3. Komunikasi dan Pelaporan: Teknik komunikasi serta penyampaian laporan pengawasan yang berdampak bagi Manajemen Senior (Direksi) dan Dewan Komisaris.
  4. Manajemen Strategis (Strategic Management): Pemahaman mendalam mengenai analisis visi-misi perusahaan, perumusan strategi korporasi, serta bagaimana fungsi internal audit memposisikan diri untuk mengawal eksekusi strategi tersebut.
  5. Perilaku Organisasi dan Manajemen Kinerja: Teori perilaku dalam organisasi korporasi serta implementasi sistem manajemen performa untuk menyelaraskan produktivitas tim audit.
  6. Kepemimpinan Audit Internal (Internal Audit Leadership): Pembentukan karakter kepemimpinan bagi kepala atau manajer audit agar mampu menjadi agen perubahan (agent of change), mengelola konflik, dan membangun hubungan kemitraan strategis yang tepercaya dengan auditee.
  7. Aspek Hukum, Ekonomi, dan Perpajakan: Tinjauan regulasi makro, prinsip-prinsip ekonomi korporasi, serta pematuhan aspek perpajakan yang mengikat aktivitas bisnis perusahaan.
  8. Perkembangan Audit Internal (Current Issues in Internal Auditing): Pemaparan tren global audit terkini, termasuk digitalisasi proses pengawasan, pemanfaatan kecerdasan buatan, serta isu-isu kepatuhan terbaru yang dihadapi profesi auditor internal.

Melalui penguasaan silabus ini, para pimpinan audit diarahkan untuk mampu mereposisi fungsi pengawasan dari sekadar penegak kepatuhan (compliance) menjadi unit penyedia assurance dan consulting yang proaktif memberikan nilai tambah (value added).

Sebagai informasi bahwa program sertifikasi QIA ini menerapkan standar kelulusan yang ketat dan akuntabel. Peserta tidak hanya dituntut untuk menyerap materi kelas, melainkan wajib melewati rangkaian instrumen penilaian formal yang diuji langsung oleh Dewan Sertifikasi QIA (DSQIA), antara lain:

  1. Ujian Komprehensif

Evaluasi tertulis menyeluruh untuk menguji penguasaan materi teoretis dan pemecahan kasus taktis tata kelola audit di bawah naungan DSQIA.

  1. Penyusunan Makalah

Penulisan makalah operasional secara mandiri yang mengangkat studi kasus nyata dan perumusan formulasi strategi pengawasan inovatif yang aplikatif bagi instansi asal peserta.

  1. Sidang Presentasi & Diskusi

Tahap krusial di mana peserta wajib memaparkan karya makalahnya secara langsung serta mempertahankan gagasan inovatif tersebut di hadapan panel penguji profesional dari Dewan Sertifikasi QIA (DSQIA)

Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut di atas, selanjutnya intisari dari pelatihan ini disebarluaskan sebagai wujud budaya sharing knowledge guna memberikan dampak optimal bagi korporasi. Langkah ini memastikan seluruh insan PT PELNI (Persero) pada umumnya dan Auditor Internal Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT PELNI (Persero) pada khususnya dapat saling memperkaya ilmu, mewujudkan sinergi pengawasan, demi kemajuan tata kelola perusahaan bersama.

Akhir kata kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Divisi Pembelajaran dan Pengembangan PT PELNI (Persero) atas fasilitasi, penunjukan, serta dukungan penuh yang telah diberikan sepanjang program pelatihan sertifikasi manajerial ini. Sinergi berkelanjutan dalam penguatan kompetensi ini merupakan investasi strategis yang sangat bernilai bagi Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT PELNI (Persero) dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih, andal, dan berkelanjutan.

LUMAKSONO GITO KUSUMO
Pengawas Intern Area I

    Comments are closed.

    0 %