Manajemen Strategi & Kapabilitas bisnisSharing Center

VRIO Analysis (Analisis Sumber Daya Internal Perusahaan)

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas analisis eksternal yaitu Five Forces dan LE PEST C. Sekarang kita coba berkenalan dengan analisis-analisis lingkungan internal. Salah satu metode analisis yang dapat digunakan adalah VRIO.

Salah satu cara mengenal perusahaan kita yaitu menggunakan VRIO analisis. Apa itu VRIO??? VRIO merupakan salah satu alat analisis yang ditemukan oleh Barney J.B pada tahun 1991. VRIO ini merupakan singkatan dari Valuable, Rare, Inimitable, dan Organised. Metode ini bertujuan untuk mengetahui sumber daya perusahaan yang kita miliki, apakah sumber daya ini dapat membawa perusahaan kita mencapai sustainable competitive advantage (keunggulan kompetitif yang berkelanjutan).

Seperti yang telah dijelaskan di atas, dalam analisis VRIO perusahaan akan menganalisis dari empat pertanyaan sebagai berikut (Antonio, & Cardael, 2012) :

  1. Valuable / Nilai
    Valuable/nilai berkaitan dengan kebutuhan spesifik yang mendorong produk/layanan perusahaan dan kemampuan yang perusahaan berikan. Pertanyaan pertama dalam kerangka analisis ini yaitu apakah sumber daya yang perusahaan kita miliki berharga? cara mengetahuinya dapat dilihat dari apakah sumber daya kita dapat meningkatkan persepsi nilai perusahaan kita kepada pelanggan. Bisa juga dilihat dengan pendekatan diferensiasi produk/jasa kita atau membuat harga dari produk/jasa kita menjadi lebih rendah. Apabila jawabannya “iya”, maka sumber daya dari perusahaan kita sudah termasuk valuable. Namun apabila jawabannya “tidak”, maka sumber daya dari perusahaan kita dapat dikategorikan sebagai competitive disadvantage atau tidak unggul dalam kompetitif perusahaan.

  2. Rare/Kelangkaan
    Rare/kelangkaan berkaitan dengan ketersediaan sumber daya perusahaan dan seberapa mudah diaksesnya sumber daya tersebut untuk pesaing. Sumber daya yang hanya bisa diperoleh oleh satu atau sangat sedikit perusahaan merupakan sumber daya yang dianggap langka. Jika sumber daya dapat dikatakan langka dan berharga maka perusahaan memiliki tempory competitive advantage. Di sisi lain, jika beberapa perusahaan memiliki sumber daya yang sama dan menggunakan kemampuan tersebut dalam cara yang sama, maka perusahaan dapat dikatakan memilki keunggulan kompetitif paritas/competitive parity.
  3. Inimitable
    Inimitable mirip dengan kelangkaan tetapi mempertanyakan kemampuan pesaing untuk meniru sumber daya yang kita miliki. Sumber daya yang memiliki biaya tinggi akan sulit ditiru, dibeli, dan digantikan oleh perusahaan pesaing. Dalam hal imitasi perusahaan pesaing memiliki dua cara yaitu dengan cara langsung meniru/menduplikasi sumber daya dan menyediakan produk atau jasa sebanding.

    Jika perusahaan memiliki sumber daya yang berharga, langka, dan mahal untuk ditiru maka perusahaan dapat diasumsikan sebagai perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif yang kuat. Menurut Barney (1991) perusahaan dapat sulit ditiru karena tiga alasan yang akan dijelaskan sebagai berikut :

    • Kondisi Sejarah

    Perusahaan yang dikembangkan karena peristiwa sejarah atau dalam jangka waktu lama akan sulit ditiru. Contoh sumber daya ini seperti brand, resep, dan lokasi.

    • Ambiguitas Kausal

    Perusahaan pesaing tidak dapat mengidentifikasi secara spesifik sumber daya tertentu yang menyebabkan keunggulan kompetitif.

    • Kompleksitas Sosial

    Sumber daya dan kemampuan yang didasarkan pada budaya perusahaan atau hubungan interpersonal.

  4. Organized (to Capture Value)
    Sumber daya itu sendiri tidak memberikan keuntungan apapun bagi perusahaan jika perusahaan tidak terorganisir untuk menangkap nilai dari mereka. Untuk menjawab hal tersebut, beberapa pertanyaan yang muncul yaitu:

    • Apakah manajemen internal memiliki proses yang strategis dan efektif?
    • Apakah perusahaan anda memiliki sistem motivasi dan penghargaan yang efektif?
    • Apakah perusahaan anda terbiasa memberi penghargaan atas ide-ide inovatif?
    • Apakah ada sistem manajemen dan pengawasan yang mumpuni dalam perusahaan anda?

Dari hal-hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sebuah perusahaan harus mampu mengatur sistem manajemen, proses, kebijakan, struktur dan budaya organisasi untuk dapat sepenuhnya menyadari potensi yang berharga, langka dan mahal dari sumber daya agar dapat mencapai sustainable competitive advantage.

Sumber:

GILANG PRAKASA
Manager Pengembangan Bisnis Perkapalan

    Comments are closed.

    0 %