Sharing Center

Pemanfaatan Data Analytics dan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Pengambilan Keputusan Melalui Dashboard Learning & Development

  1. Pendahuluan

    Di era digital, data telah menjadi salah satu aset terpenting dalam mendukung pengambilan keputusan di perusahaan. Banyak organisasi telah bertransformasi dari sekadar mengumpulkan data menjadi memanfaatkan data sebagai dasar dalam menyusun strategi bisnis. Oleh karena itu, kemampuan menganalisis dan memvisualisasikan data menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan, termasuk di bidang Human Capital dan Learning & Development.

    Melalui pelatihan Data Analyst, saya mempelajari bagaimana mengolah data menggunakan Microsoft Excel, membangun model data dan dashboard interaktif menggunakan Microsoft Power BI, serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai asisten untuk mempercepat proses analisis data dan pengembangan dashboard.

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengubah data mentah menjadi informasi yang mudah dipahami sehingga dapat membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data (data-driven decision making). Kompetensi tersebut sangat relevan dengan pekerjaan saya sebagai Analis Dukungan Pembelajaran di Divisi Pembelajaran dan Pengembangan PT PELNI (Persero), yang setiap hari mengelola data pelatihan, Learning Management System (LMS), serta pelaporan pengembangan kompetensi pegawai.

  2. Materi yang Dipelajari
    Pelatihan ini dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu Data Analytics menggunakan Microsoft Excel, Visualisasi Data menggunakan Microsoft Power BI, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses analisis data.
    • Data Analytics menggunakan Microsoft Excel
      Materi dimulai dari teknik dasar pengolahan data, seperti:
      • Data Cleaning dan Data Preparation
      • Lookup & Reference Function (XLOOKUP, INDEX-MATCH)
      • Pivot Table dan Pivot Chart
      • Dashboard interaktif menggunakan Excel
      • Analisis data menggunakan fungsi statistik dan logika
        Materi ini memberikan pemahaman bahwa kualitas dashboard sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan.
    • Data Visualization menggunakan Power BI
      Pada sesi ini dipelajari bagaimana mengubah data menjadi dashboard yang informatif melalui:
      • Power Query untuk proses ETL (Extract, Transform, Load)
      • Data Modelling
      • Relationship antar tabel
      • Pembuatan Measure menggunakan DAX
      • Pembuatan KPI Dashboard
      • Desain Executive Dashboard
      • Storytelling melalui visualisasi data
        Melalui materi ini saya memahami bahwa dashboard bukan sekadar kumpulan grafik, melainkan alat bantu bagi manajemen untuk mengambil keputusan secara cepat.
    • Artificial Intelligence untuk Data Analyst
      Salah satu materi yang paling menarik adalah pemanfaatan AI sebagai copilot bagi seorang Data Analyst. AI dimanfaatkan untuk membantu:
      • membuat rumus Excel
      • membuat formula DAX
      • membuat Power Query
      • memberikan rekomendasi visualisasi dashboard
      • melakukan analisis data
      • menghasilkan insight berdasarkan dashboard
      • membantu proses dokumentasi dan penyusunan laporan
        AI bukan menggantikan peran Data Analyst, melainkan meningkatkan produktivitas sehingga proses analisis dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
    • Final Project
      Sebagai implementasi dari seluruh materi, saya membangun Executive Dashboard Learning & Development menggunakan Power BI yang menampilkan informasi utama mengenai pelaksanaan pelatihan di PT PELNI (Persero). Dashboard tersebut memuat KPI seperti jumlah program pelatihan, total Learning Hours, Learning Cost, rata-rata Learning Hours per pegawai, serta evaluasi Level 1. Selain itu, dashboard juga dilengkapi analisis Learning Hours, Financial Analytics, dan Evaluation Analytics sehingga memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kinerja pembelajaran perusahaan.
  3. Pembelajaran yang Didapat
    Pelatihan ini memberikan pemahaman baru bahwa seorang Data Analyst tidak hanya bertugas menyusun laporan, tetapi juga menerjemahkan data menjadi informasi yang bernilai bagi organisasi. Beberapa pembelajaran yang saya peroleh antara lain:
    • Pentingnya memahami kebutuhan bisnis sebelum membuat dashboard.
    • Dashboard yang baik harus mampu menjawab pertanyaan manajemen, bukan hanya menampilkan angka.
    • Visualisasi yang sederhana namun informatif lebih efektif dibandingkan dashboard yang penuh dengan grafik.
    • AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dalam membuat formula, dashboard, maupun analisis data.
    • Setiap visualisasi harus disertai insight sehingga pengguna dapat langsung memahami makna dari data yang ditampilkan.
      Melalui final project, saya juga belajar bagaimana menyusun Executive Summary yang tidak hanya menampilkan indikator kinerja, tetapi juga memberikan interpretasi kondisi saat ini serta rekomendasi tindak lanjut, misalnya perlunya percepatan pembelajaran pada Semester II, peningkatan pemanfaatan LMS, serta evaluasi efektivitas biaya pelatihan.
  4. Implementasi dalam Pekerjaan
    Materi yang diperoleh dari pelatihan ini sangat relevan dengan pekerjaan saya di Divisi Pembelajaran dan Pengembangan PT PELNI (Persero). Beberapa implementasi yang akan saya lakukan antara lain:

    1. Meningkatkan Dashboard Learning PT PELNI
      Mengembangkan dashboard yang tidak hanya menampilkan data pelatihan, tetapi juga menyajikan insight mengenai Learning Hours, tingkat partisipasi pegawai, penyelesaian Mandatory Course, pemanfaatan LMS PELNI SAILearning, GoFLUENT, dan LinkedIn Learning.

    2. Pemanfaatan AI untuk Analisis Data
      Menggunakan AI untuk membantu proses:
      • pembuatan rumus Excel;
      • pembuatan formula DAX;
      • pengolahan data menggunakan Power Query;
      • penyusunan narasi insight dashboard;
      • dokumentasi laporan Learning & Development.
        Dengan demikian, proses analisis menjadi lebih cepat tanpa mengurangi kualitas hasil.
    3. Pengembangan Executive Dashboard
      Menyusun dashboard yang lebih informatif bagi VP, Manager, dan pimpinan unit kerja sehingga monitoring pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih efektif.
    4. Mendukung Data-Driven Decision Making
      Melalui dashboard yang interaktif, manajemen dapat lebih mudah melihat tren pembelajaran, efektivitas biaya pelatihan, tingkat pencapaian Learning Hours, serta menentukan prioritas program pengembangan kompetensi di masa mendatang.

  5. Penutup (Kesimpulan)
    Pelatihan Data Analyst memberikan wawasan bahwa keberhasilan sebuah dashboard tidak ditentukan oleh banyaknya grafik yang ditampilkan, tetapi oleh kemampuannya dalam menyajikan informasi yang relevan, mudah dipahami, dan mendukung pengambilan keputusan.

    Melalui kombinasi Microsoft Excel, Power BI, dan Artificial Intelligence, proses analisis data menjadi lebih efisien serta mampu menghasilkan informasi yang lebih bernilai bagi perusahaan. Hasil akhir berupa Executive Dashboard Learning & Development menunjukkan bagaimana data pelatihan dapat diolah menjadi informasi strategis yang membantu mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran, efisiensi biaya, serta kualitas program pengembangan kompetensi.

    Ke depan, saya berharap kompetensi yang diperoleh dari pelatihan ini dapat terus diterapkan dalam pengembangan dashboard Learning & Development di PT PELNI (Persero), sehingga proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan berbasis data. Dengan demikian, Divisi Pembelajaran dan Pengembangan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar dalam mendukung pengembangan kompetensi pegawai dan pencapaian tujuan strategis perusahaan.

DWI NURAENY
Analis Dukungan Pembelajaran

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    0 %