Sharing Center

Implementasi Dashboard Analisis Laporan Keuangan Menggunakan Microsoft Power BI sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan di Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan PT PELNI (Persero)

Oleh: Jumhatta Azwar Rosa
Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan

PT PELNI (Persero)

Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong organisasi untuk memanfaatkan data sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Di lingkungan PT PELNI (Persero), data keuangan merupakan salah satu aset penting yang digunakan untuk memantau kondisi perusahaan, mengevaluasi kinerja, serta mendukung penyusunan strategi bisnis. Namun, penyajian laporan keuangan dalam bentuk tabel atau lembar kerja Microsoft Excel sering kali membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dianalisis sehingga informasi yang diperoleh belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui Program Data Analyst Bootcamp Level 1 Tahun 2026, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengolahan data menggunakan Microsoft

Power BI sebagai salah satu platform Business Intelligence (BI) yang mampu mengubah data menjadi informasi yang lebih informatif melalui visualisasi interaktif.

Sebagai bentuk implementasi hasil pelatihan, penulis mengembangkan Dashboard Analisis Laporan Keuangan Tahun 2024–2025 yang menyajikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan rasio keuangan perusahaan dalam satu dashboard yang mudah dipahami oleh pengguna. Dashboard ini diharapkan dapat menjadi media monitoring sekaligus alat bantu bagi manajemen dalam proses pengambilan keputusan.

Program Data Analyst Bootcamp Level 1 memberikan pemahaman mengenai tahapan pengolahan data mulai dari proses pengumpulan data hingga penyajian informasi dalam bentuk dashboard interaktif. Materi yang dipelajari meliputi konsep Business Intelligence, proses Extract, Transform, dan Load (ETL), data cleaning, data modelling, pembuatan relationship antar tabel, penggunaan Data Analysis Expressions (DAX), visualisasi data, hingga penyampaian informasi melalui teknik data storytelling.

Penerapan materi tersebut diwujudkan melalui pembangunan dashboard menggunakan data laporan keuangan perusahaan periode Januari 2024 sampai dengan Desember 2025. Data berasal dari database perusahaan yang diekstraksi ke Microsoft Excel, kemudian diproses di Microsoft Power BI melalui beberapa tahapan, yaitu import data, data cleaning, pembuatan relationship antar tabel, penyusunan DAX Measure, desain visual dashboard, dan analisis hasil yang ditampilkan.

Penerapan Dashboard Analisis Laporan Keuangan

Dashboard yang dibangun terdiri atas tiga bagian utama yang saling melengkapi dalam memberikan gambaran kondisi keuangan perusahaan.

1. Financial Position Dashboard

Dashboard pertama menampilkan posisi keuangan perusahaan yang terdiri atas Total Asset, Total Liability, Equity, Cash, serta Net Working Capital. Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai struktur aset dan sumber pendanaan perusahaan sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan monitoring terhadap kondisi keuangan secara menyeluruh.

2. Financial Performance Dashboard

Dashboard kedua menyajikan informasi mengenai Revenue, Expense, Gross Profit, Operating Profit, dan Net Income selama periode analisis. Melalui visualisasi ini, pengguna dapat melihat tren pendapatan dan laba perusahaan dari waktu ke waktu sehingga proses evaluasi terhadap kinerja perusahaan menjadi lebih mudah dilakukan.

3. Financial Ratio Dashboard

Dashboard ketiga menyajikan berbagai rasio keuangan, antara lain Current Ratio, Debt Ratio, Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), serta Net Profit Margin. Informasi tersebut membantu pengguna dalam menilai tingkat likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas perusahaan secara lebih komprehensif.

Dengan memanfaatkan fitur filter, grafik interaktif, dan visualisasi yang tersedia pada Microsoft Power BI, pengguna dapat melakukan analisis data secara lebih cepat dibandingkan apabila menggunakan laporan dalam bentuk tabel.

Pembelajaran yang Diperoleh

Pelaksanaan proyek dashboard ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat, baik dari sisi teknis maupun proses bisnis. Penulis memperoleh pemahaman bahwa kualitas data menjadi faktor utama dalam menghasilkan informasi yang akurat. Tahapan data cleaning dan data modelling memiliki peranan penting sebelum data divisualisasikan ke dalam dashboard.

Selain itu, penggunaan DAX Measure memberikan fleksibilitas dalam melakukan berbagai perhitungan secara dinamis sehingga indikator keuangan dapat ditampilkan secara otomatis sesuai dengan kebutuhan analisis. Pengalaman ini juga meningkatkan kemampuan dalam menyusun dashboard yang informatif, mudah dipahami, dan mampu menyampaikan informasi secara efektif kepada pengguna.

Implementasi dalam Pekerjaan

Sebagai staf pada Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, penerapan Microsoft Power BI memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan efektivitas proses analisis dan pelaporan keuangan.

Dashboard yang dibangun dapat dimanfaatkan sebagai media monitoring kondisi keuangan perusahaan secara berkala, sehingga pengguna tidak perlu lagi melakukan analisis secara manual terhadap data yang terdapat pada Microsoft Excel. Informasi yang ditampilkan secara visual juga memudahkan pimpinan dalam mengidentifikasi perubahan kondisi keuangan perusahaan dan mengambil keputusan secara lebih cepat.

Ke depan, konsep dashboard ini dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai proses bisnis di lingkungan Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, seperti monitoring laporan keuangan konsolidasian, analisis piutang usaha, monitoring utang usaha, analisis arus kas, pemantauan kinerja anak perusahaan, serta dashboard monitoring proses closing bulanan. Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendukung transformasi digital di bidang pelaporan keuangan PT PELNI (Persero).

Hasil Analisis Dashboard

Berdasarkan dashboard yang telah disusun, diperoleh beberapa informasi penting mengenai kondisi keuangan perusahaan. Posisi aset perusahaan relatif stabil selama periode analisis dengan struktur pendanaan yang masih didominasi oleh ekuitas dan liabilitas jangka panjang. Pendapatan dan beban perusahaan mengalami fluktuasi dari bulan ke bulan, sehingga memengaruhi perubahan laba bersih pada setiap periode. Sementara itu, analisis rasio keuangan memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek serta tingkat profitabilitas perusahaan. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam proses evaluasi kinerja maupun penyusunan strategi bisnis perusahaan.

Penutup

Program Data Analyst Bootcamp Level 1 memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi pegawai dalam bidang analisis data dan visualisasi informasi. Implementasi dashboard menggunakan Microsoft Power BI membuktikan bahwa penyajian data keuangan secara interaktif mampu meningkatkan efektivitas proses monitoring dan analisis dibandingkan dengan penyajian dalam bentuk tabel konvensional.

Dashboard Analisis Laporan Keuangan Tahun 2024–2025 yang dikembangkan pada kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penerapan Business Intelligence di lingkungan PT PELNI (Persero). Selain mendukung proses pengambilan keputusan, dashboard ini juga dapat menjadi dasar pengembangan sistem pelaporan yang lebih modern, cepat, dan akurat sehingga mendukung peningkatan kualitas tata kelola perusahaan. Sejalan dengan hasil yang diperoleh, dashboard mampu menyajikan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan, dan rasio keuangan secara terintegrasi sehingga memudahkan proses monitoring dan evaluasi bagi manajemen.

JUMHATTA AZWAR ROSA
Staff Laporan Konsolidasi

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    0 %