Sharing Center

Data Driven Security: Optimalisasi Data untuk Mendukung Efektivitas Pengamanan PT PELNI (Persero)

Pendahuluan

Di tengah transformasi digital yang terus berkembang, data telah menjadi salah satu aset penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan di berbagai organisasi. Hampir setiap aktivitas operasional menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja, mengidentifikasi potensi risiko, hingga menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan. Tantangannya bukan lagi pada ketersediaan data, melainkan bagaimana data tersebut diolah menjadi informasi yang bernilai.

Sebagai staf Divisi Pengamanan Darat PT PELNI (Persero), saya melihat bahwa aktivitas pengamanan sehari-hari juga menghasilkan berbagai data operasional, se

perti laporan kejadian keamanan, monitoring kantor cabang, permintaan bantuan pengamanan eksternal, maupun tindak lanjut penyelesaian insiden. Kesempatan mengikuti Program Pelatihan Data Analyst Level 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Hacktiv8 memberikan perspektif baru mengenai bagaimana data tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal melalui pendekatan analisis yang sistematis.

Melalui artikel ini, saya ingin membagikan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti pelatihan, sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi penerapan data analytics dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengamanan di lingkungan PT PELNI (Persero).

Materi yang Dipelajari

Pelatihan ini membahas proses analisis data secara menyeluruh, mulai dari pengolahan data hingga penyajian informasi yang mendukung pengambilan keputusan. Seluruh materi disusun sebagai satu alur kerja yang saling terhubung sehingga peserta tidak hanya memahami penggunaan masing-masing aplikasi, tetapi juga mengetahui bagaimana seluruh proses tersebut diterapkan dalam pekerjaan.

Tahap awal dimulai dengan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel, yang difokuskan pada data cleaning, penggunaan formula, dan penyusunan data yang lebih terstruktur. Selanjutnya, peserta mempelajari Data Visualization dan Data Storytelling untuk menyajikan hasil analisis secara lebih komunikatif dan mudah dipahami.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pengembangan dashboard menggunakan Microsoft Power BI, yang memungkinkan data divisualisasikan secara interaktif sehingga mempermudah proses monitoring dan analisis. Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi proses analisis, dengan tetap menekankan pentingnya validasi terhadap setiap hasil yang dihasilkan AI.

Pembelajaran yang Diperoleh

Bagi saya, manfaat terbesar dari pelatihan ini bukan hanya bertambahnya kemampuan menggunakan berbagai perangkat analisis data, tetapi juga perubahan cara pandang dalam memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Selama ini, data sering kali hanya digunakan sebagai bahan penyusunan laporan. Melalui pelatihan ini saya memahami bahwa data dapat memberikan insight yang lebih bernilai apabila dianalisis dan divisualisasikan dengan tepat. Penyajian informasi dalam bentuk dashboard juga terbukti mampu membantu pengguna memahami kondisi operasional secara lebih cepat dibandingkan penyajian data dalam bentuk tabel.

Pelatihan ini juga memberikan pemahaman bahwa Artificial Intelligence bukanlah pengganti proses analisis, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, kemampuan berpikir analitis dan melakukan validasi terhadap hasil analisis tetap menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh setiap user.

Implementasi dalam Pekerjaan

Sebagai bagian dari final project pelatihan, saya mengembangkan konsep Dashboard Monitoring Pengamanan Kantor Cabang menggunakan Microsoft Power BI. Dashboard tersebut dirancang untuk menyajikan informasi operasional pengamanan secara lebih terintegrasi sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih efektif.

Informasi yang ditampilkan meliputi jumlah kejadian keamanan, tren kejadian berdasarkan periode, persebaran kejadian di kantor cabang, status tindak lanjut insiden, permintaan bantuan pengamanan eksternal, serta indikator kinerja pengamanan. Seluruh data disajikan dalam bentuk visual interaktif yang memungkinkan pengguna melakukan analisis berdasarkan wilayah, periode, maupun kategori kejadian.

Walaupun dashboard tersebut masih merupakan bagian dari proses pembelajaran, pengembangannya memberikan gambaran bahwa pendekatan data analytics memiliki potensi untuk diterapkan dalam mendukung aktivitas Divisi Pengamanan Darat, khususnya dalam meningkatkan kualitas monitoring, pelaporan, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Penutup

Mengikuti Program Pelatihan Daa Analyst Level 1 Tahun 2026 memberikan pengalaman yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis dalam penggunaan Microsoft Excel, Power BI, Data Visualization, Data Storytelling, dan Artificial Intelligence, tetapi juga membangun pola pikir yang lebih analitis dalam mengelola data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Melalui kegiatan Sharing Knowledge ini, saya berharap pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan kerja serta mendorong pemanfaatan data dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengamanan di PT PELNI (Persero). Dengan pengelolaan data yang lebih baik, proses monitoring, evaluasi, dan penyusunan rekomendasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga memberikan nilai tambah bagi peningkatan kinerja perusahaan.

 

RAMADHAN BIMO ABIKUSUMA
Staff Pengamanan Darat

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    0 %